Materi Teknik Pemesinan

Mengenal Material Benda Kerja

Perbedaan sifat Baja Karbon, Stainless Steel, dan Aluminium dalam pemesinan.

Seorang operator pemesinan andal tidak hanya tahu cara mengoperasikan mesin, tetapi juga memahami material (benda kerja) yang sedang ia kerjakan. Setiap logam memiliki sifat unik yang mempengaruhi cara ia dipotong, kecepatan potong, dan jenis pahat yang digunakan.

Memilih material yang salah bisa berakibat fatal pada produk akhir. Mari kita bandingkan 3 material paling umum di bengkel.

3 Material Paling Umum di Bengkel

  • 1. Baja Karbon (Carbon Steel)

    Ini adalah "material standar" di dunia pemesinan, sering disebut juga *Mild Steel*. Ini adalah paduan besi dan karbon.

    • Kelebihan: Murah, kuat, dan mudah dimesin (relatif). Mudah dilas.
    • Kekurangan: Sangat mudah berkarat jika tidak dilindungi (dicat atau dilapisi oli).
    • Contoh Penggunaan: Rangka mesin, baut, mur, poros standar.

  • 2. Stainless Steel (Baja Tahan Karat)

    Ini adalah paduan baja yang ditambahkan elemen **Kromium** (Chromium) minimal 10.5%. Kromium inilah yang bereaksi dengan oksigen dan menciptakan lapisan pelindung anti karat.

    • Kelebihan: Tahan karat, higienis, tampilan mengkilap.
    • Kekurangan: Lebih mahal dan **lebih sulit dimesin** (lebih liat/ulet) daripada baja karbon. Pahat potong lebih cepat tumpul.
    • Contoh Penggunaan: Alat dapur, peralatan medis, komponen kapal.
  • 3. Aluminium

    Logam non-besi (non-ferrous) yang sangat populer karena sifatnya yang unik.

    • Kelebihan: Sangat **ringan** (kira-kira 1/3 berat baja), tahan karat alami, dan sangat **mudah dimesin** (bisa menggunakan kecepatan potong tinggi).
    • Kekurangan: Tidak sekuat baja.
    • Contoh Penggunaan: Bodi pesawat terbang, blok mesin, velg mobil, rangka sepeda.
Aturan Praktis: Butuh kekuatan dan harga murah? Pilih Baja Karbon. Butuh anti karat? Pilih Stainless Steel. Butuh ringan? Pilih Aluminium.

Uji Pemahaman: Material

A. Contoh Soal dan Jawaban

Klik soal di bawah ini untuk melihat jawabannya.

Jawaban: Aluminium.
Alasan: Drone membutuhkan material yang sangat ringan namun cukup kuat. Aluminium adalah pilihan ideal karena 1/3 lebih ringan dari baja dan mudah dibentuk.

Jawaban: Kromium (Chromium).
Alasan: Kromium bereaksi dengan oksigen di udara membentuk lapisan pasif (passive layer) yang sangat tipis dan tidak terlihat, yang melindungi baja di bawahnya dari korosi.

B. Soal Latihan Mandiri

Coba jawab pertanyaan berikut untuk menguji pengetahuan Anda:

  1. Apa kelemahan utama dari Baja Karbon (Mild Steel)?
  2. Mana yang lebih sulit dimesin (lebih cepat menumpulkan pahat): Aluminium atau Stainless Steel? Jelaskan mengapa!
  3. Sebutkan 3 sifat utama Aluminium!