Fiber Optik (FO) adalah teknologi transmisi data yang merevolusi cara kita terhubung ke internet. Berbeda dengan kabel tembaga (seperti UTP/LAN) yang mengirimkan sinyal listrik, fiber optik mengirimkan data dalam bentuk pulsa **cahaya**.
Inilah alasan mengapa koneksi fiber optik bisa mencapai kecepatan gigabit per detik (Gbps) dan menempuh jarak puluhan kilometer tanpa penguat sinyal. Cahaya jauh lebih cepat dan lebih kebal terhadap gangguan (interferensi) dibandingkan listrik.
Anatomi Kabel Fiber Optik
Meskipun terlihat tipis, kabel FO memiliki beberapa lapisan pelindung. Namun, 3 bagian intinya adalah:
- 1. Core (Inti): Bagian paling tengah yang terbuat dari kaca murni (silika) yang sangat tipis, seukuran rambut manusia. Di sinilah cahaya merambat.
- 2. Cladding (Selubung): Lapisan kaca yang menyelimuti *core*. *Cladding* memiliki indeks bias yang berbeda dari *core*, yang berfungsi untuk "memantulkan" cahaya agar tetap terkurung di dalam *core*.
- 3. Coating (Pelapis): Lapisan plastik pelindung luar yang melindungi *core* dan *cladding* dari guncangan, lekukan, atau kelembapan.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Teknologi FO bekerja berdasarkan prinsip fisika bernama **Total Internal Reflection** (Pemantulan Internal Total). Sinyal data listrik dari *switch* atau router diubah menjadi pulsa cahaya (laser atau LED) oleh sebuah *transmitter*. Cahaya ini kemudian "ditembakkan" ke dalam *core*.
Karena *cladding* dirancang untuk memantulkan cahaya, pulsa cahaya tersebut akan terus memantul di sepanjang *core*—bahkan saat kabel berbelok—hingga sampai di ujung penerima, di mana ia diubah kembali menjadi sinyal listrik.
Istilah Penting dalam Jaringan FO (FTTH)
Dalam praktik *Fiber to the Home* (FTTH) yang dipelajari di TKJ, Anda akan sering mendengar istilah-istilah ini:
- OLT (Optical Line Terminal): Ini adalah "server pusat" atau perangkat utama yang berada di sisi provider (ISP). OLT yang mengirimkan sinyal data, suara, dan video ke pelanggan.
- ODP (Optical Distribution Point): Ini adalah "kotak pembagi" yang biasa Anda lihat di tiang-tiang jalan. ODP mengambil satu kabel FO besar dari OLT dan membaginya menjadi beberapa kabel yang lebih kecil menuju rumah-rumah pelanggan.
- Splicing (Penyambungan): Karena kabel FO terbuat dari kaca, ia tidak bisa disambung seperti kabel tembaga (dikupas lalu dililit). *Splicing* adalah teknik "melelehkan" dua ujung *core* kaca menggunakan alat khusus (*fusion splicer*) agar tersambung sempurna tanpa celah.
Uji Pemahaman: Fiber Optik
A. Contoh Soal dan Jawaban
Klik soal di bawah ini untuk melihat jawabannya.
- Kabel Tembaga (UTP) mengirimkan data dalam bentuk sinyal listrik.
- Kabel Fiber Optik mengirimkan data dalam bentuk pulsa cahaya.
Alasan: Prosesnya sulit karena kabel FO terbuat dari kaca yang sangat tipis (seukuran rambut). Proses ini melibatkan pemotongan *core* kaca secara presisi dan melelehkannya dengan alat khusus agar tersambung sempurna. Sambungan yang tidak sempurna akan menyebabkan redaman (sinyal cahaya melemah).
B. Soal Latihan Mandiri
Coba jawab pertanyaan berikut untuk menguji pengetahuan Anda:
- Jelaskan apa itu ODP (Optical Distribution Point) dan di mana Anda biasanya melihatnya?
- Apa fungsi dari *Cladding* yang menyelimuti *Core* pada kabel fiber optik?
- Apa kepanjangan dari OLT dan di mana biasanya perangkat ini diletakkan?