Materi DKV

Ilmu Tata Letak (Layout)

Menggunakan Grid System dan White Space untuk desain yang rapi dan profesional.

Tata letak (layout) adalah susunan elemen-elemen desain dalam sebuah halaman. Ini adalah fondasi yang menentukan bagaimana audiens memproses informasi. Desain yang terlihat "penuh" dan "berantakan" biasanya gagal dalam dua hal: *Grid System* dan *White Space*.

1. White Space (Ruang Negatif)

*White Space* (atau *Ruang Negatif*) adalah area kosong di antara elemen-elemen desain. Ini adalah area yang "bernafas". Banyak desainer pemula membuat kesalahan dengan mengisi setiap sudut halaman, mengira bahwa ruang kosong adalah ruang yang terbuang sia-sia. Ini salah besar.

Ruang kosong bukanlah "ruang yang terbuang". Itu adalah elemen desain aktif yang berfungsi untuk memberi jeda, menciptakan fokus, dan memberikan kesan elegan.
  • Meningkatkan Fokus

    Dengan memberi ruang kosong di sekitar tombol atau judul, Anda membuat elemen tersebut lebih menonjol dan menjadi pusat perhatian.

  • Meningkatkan Keterbacaan

    Jarak antar baris (leading) dan jarak antar paragraf adalah bentuk *white space*. Tanpa itu, teks akan menjadi blok padat yang mustahil dibaca.

  • Menciptakan Kesan Mewah

    Perhatikan desain *brand* mewah seperti Apple atau Chanel. Mereka sangat royal menggunakan *white space* untuk memberi kesan premium, bersih, dan elegan.

Contoh White Space

2. Grid System (Sistem Grid)

Sistem Grid adalah kerangka kerja tak terlihat yang terdiri dari garis-garis vertikal (kolom) dan horizontal (baris) yang membantu desainer menempatkan elemen secara konsisten. Ini adalah "cetak biru" dari tata letak Anda.

Bayangkan majalah atau koran. Teks dan gambar mereka tidak diletakkan secara acak. Semuanya tersusun rapi dalam kolom-kolom. Itulah *grid system*.

  • Tujuan: Menciptakan keteraturan, konsistensi, dan hierarki visual.
  • Contoh Umum: Grid 12 kolom adalah standar emas dalam desain web (Bootstrap menggunakan ini), karena sangat fleksibel (bisa dibagi 2, 3, 4, atau 6 kolom).

Uji Pemahaman: Tata Letak

A. Contoh Soal dan Jawaban

Klik soal di bawah ini untuk melihat jawabannya.

Jawaban: White Space (Ruang Negatif).
Alasan: Desain yang "penuh" dan "sempit" adalah gejala klasik dari kurangnya *white space*. Elemen-elemen tidak diberi "ruang bernapas", sehingga semuanya terlihat berdesakan dan audiens bingung harus melihat ke mana.

Jawaban: Karena mereka menggunakan Grid System (Sistem Grid) yang ketat.
Alasan: Setiap teks dan gambar ditempatkan di dalam kolom-kolom (grid) yang sudah ditentukan. Ini menciptakan struktur dan konsistensi visual, membuat halaman yang rumit tetap terlihat teratur dan mudah dibaca.

B. Soal Latihan Mandiri

Coba jawab pertanyaan berikut untuk menguji pengetahuan Anda:

  1. Apa fungsi dari *margin* dan *padding*? Keduanya adalah bentuk dari... apa?
  2. Mengapa grid 12 kolom sangat populer di desain web?
  3. Bagaimana *white space* dapat membantu menciptakan kesan mewah pada sebuah desain?