Pekerjaan desainer DKV tidak selesai saat desain terlihat bagus di layar. Desain tersebut harus bisa dicetak dengan sempurna. Proses Pra-Cetak (Pre-press) adalah langkah krusial untuk memastikan file Anda siap cetak dan menghindari hasil yang gagal (buram, terpotong, atau warna pudar).
Selain wajib menggunakan mode warna **CMYK** (bukan RGB), ada 3 hal teknis yang harus Anda periksa:
3 Hal Wajib Cek Sebelum Cetak
-
1. Resolusi / DPI (Dots Per Inch)
Ini adalah kesalahan paling umum. Desainer terbiasa bekerja di web (72 PPI) lalu lupa mengubahnya saat ingin cetak.
- Untuk Web/Layar: Standar resolusi adalah 72 PPI (Pixels Per Inch).
- Untuk Cetak (Print): Standar resolusi adalah 300 DPI (Dots Per Inch).
Jika Anda mencetak gambar 72 PPI, hasilnya akan terlihat buram, pecah, atau *pixelated*. Selalu atur resolusi dokumen Anda ke 300 DPI sejak awal.
-
2. Bleed (Area Potong)
Mesin cetak tidak bisa mencetak sampai ke tepi kertas dengan sempurna, dan mesin potong juga punya toleransi geser (margin of error). *Bleed* adalah area tambahan (biasanya 3 mm hingga 5 mm) di luar garis potong desain Anda.
Anda harus melebihkan desain *background* Anda sampai ke area *bleed*. Ini adalah "area berdarah" yang sengaja disiapkan untuk dibuang oleh pisau potong. Tujuannya adalah agar saat kertas dipotong, tidak ada garis putih tipis yang tersisa di pinggir hasil cetak Anda.
-
3. Margin / Safe Area (Area Aman)
Jika *bleed* adalah area di *luar* garis potong, *margin* adalah area aman di *dalam* garis potong. Anda **tidak boleh** meletakkan elemen penting (seperti teks, logo, atau nomor telepon) terlalu dekat dengan tepi garis potong.
Mengapa? Karena toleransi geser mesin potong tadi. Jika teks Anda terlalu mepet, ada risiko teks tersebut akan ikut terpotong. Selalu berikan jarak aman (margin) minimal 5 mm dari tepi.
Uji Pemahaman: Pra-Cetak
A. Contoh Soal dan Jawaban
Klik soal di bawah ini untuk melihat jawabannya.
Alasan: Anda seharusnya melebihkan desain *background* Anda 3-5 mm di luar garis potong. Garis putih itu muncul karena mesin potong bergeser sedikit dan tidak ada "area cadangan" (bleed) untuk dipotong.
Alasan: 300 DPI adalah standar industri untuk memastikan gambar cetak terlihat tajam dan tidak buram. Resolusi di bawah itu (seperti 72 PPI untuk web) akan pecah saat dicetak.
B. Soal Latihan Mandiri
Coba jawab pertanyaan berikut untuk menguji pengetahuan Anda:
- Jelaskan perbedaan antara Bleed dan Margin (Safe Area)!
- Selain Bleed, Margin, dan Resolusi, satu hal fatal yang harus diatur adalah Mode Warna. Mode warna apa itu?
- Apa kepanjangan dari DPI dan PPI? Apa bedanya?